Trah Surabaya adalah ruang jeda untukku.
Tempat di mana aku menuliskan cerita tentang langkahku menyusuri kota Surabaya mengenal tarian remo, mencicipi aroma rujak cingur, hingga menapaki kisah rumah tempat Bung Karno pernah tinggal.
Bukan sekadar blog perjalanan, Trah Surabaya adalah arsip rasa dan cerita tentang bagaimana Surabaya hidup dalam setiap tradisi, dalam setiap orang yang menjaganya, dan dalam kenangan yang terus tumbuh di antara gang dan kampungnya.
Semua tulisan dan foto di sini lahir dari pandangan pribadi sederhana, namun tulus: menjaga agar jejak budaya Surabaya tak hilang ditelan waktu.
Selamat membaca.